Showing posts with label Education. Show all posts
Showing posts with label Education. Show all posts

11/21/17

Pengertian, Cara Kerja dan Fungsi DHCP Server


Dynamic Host Configuration Protocol atau yang biasa dikenal dengan DHCP adalah layanan pemberian nomor IP secara otomatis yang diberikan kepada komputer-komputer yang membutuhkan.

Komputer yang memberikan IP (Internet Protocol) kepada komputer yang meminta disebut dengan DHCP Server, sedangkan yang dipinjamkan sebuah nomor IP disebut dengan DHCP Client. Pada sistematis DHCP, Nomor IP yang diberikan kepada client tidaklah permanen artinya DHCP Server hanya meminjamkan nomor IP kepada Client dan apabila nomor tersebut sudah tidak diperlukan maka IP tersebut akan dikemabalikan kepada server.

Cara Kerja DHCP Server


DHCP menggunakan 4 tahapan proses untuk memberikan konfigurasi nomor IP. (Jika Client memiliki NIC lebih dari satu dan perlu no IP lebih dari satu maka proses DHCP dijalankan untuk setiap adaptor secara sendiri-sendiri)

1. IP Least Request
Client meminta nomor IP ke server (Broadcast mencari DHCP server).

2. IP Least Offer
DHCP server (bisa satu atau lebih server jika memang ada 2 atau lebih DHCP server) yang mempunyai nomor IP, memberikan penawaran ke client
tersebut.

3. IP Lease Selection
Client memilih penawaran DHCP Server yang pertama diterima dan kembali melakukan broadcast dengan message menyetujui peminjaman tersebut kepada DHCP Server

4. IP Lease Acknowledge
DHCP Server yang menang memberikan jawaban atas pesan tersebut berupa konfirmasi nomor IP dan informasi lain kepada Client dengan sebuah ACKnowledgment. Kemudian client melakukan inisialisasi dengan mengikat (binding) nomor IP tersebut dan client dapat bekerja pada jaringan tersebut. Sedangkan DHCP Server yang lain menarik tawarannya kembali.

Kelebihan DHCP Server

  1. Memudahkan dalam transfer data kepada PC client lain atau PC server. DHCP menyediakan alamat-alamat IP secara dinamis dan konfigurasi lain.
  2. DHCP memungkinkan suatu client menggunakan alamat IP yang tidal bisa dipakai oleh client yang lain.
  3. DHCP memungkinkan suatu client menggunakan satu alamat IP untuk jangka waktu tertentu dari server.
  4. Menghemat tenaga dan waktu dalam pemberian IP.
  5. Mencegah terjadinya IP conflict.

Kekurangan DHCP Server

  1. Semua pemberian IP bergantung pada server, maka dari hal itu jika server mati maka semua komputer akan disconnect dan saling tidak terhubung.

Metode dalam konfigurasi DHCP

  1. Konfigurasi dengan range secara random otomatis IP.Pemberian IP address kepada client secara random dan dapat berubah-ubah namun masih dalam range IP address yang ditentukan.
  2. Konfigurasi dengan Fixed alamat IP address.Pemberian IP address yang sifatnya tetap value pada client yang memerlukan data MAC address.
- https://www.tutorialcarakomputer.com -

10/14/17

Pengertian, Jenis, Cara Kerja dan Fungsi Firewall

Pengertian, Jenis, Cara Kerja dan Fungsi Firewall

Firewall dapat disebut “gatekeeper” atau penjaga pintu gerbang yang melindungi internet perusahaan dari jaringan komputer laiinya dari intrusi atau penyusup, firewall juga pada umumnya digunakan untuk mengontrol akses terhadap siapapun yang memiliki akses terhadap jaringan pribadi dari pihak luar, istilah firewall menjadi istilah generik yang merujuk pada sistem yang mengatur komunikasi antar dua jaringan yang berbeda. Mengingat saat ini banyak perusahaan yang memiliki akses ke Internet dan juga tentu saja jaringan korporat di dalamnya, maka perlindungan terhadap aset digital perusahaan tersebut dari serangan para hacker, pelaku spionase, ataupun pencuri data lainnya, menjadi esensial.”

Pengertian Firewall

Firewall adalah suatu sistem perangkat lunak yang mengizinkan lalu lintas jaringan yang dianggap aman untuk bisa melaluinya dan mencegah lalu lintas jaringan yang dianggap tidak aman. Umumnya, sebuah tembok-api diterapkan dalam sebuah mesin terdedikasi, yang berjalan pada pintu gerbang (gateway) antara jaringan lokal dengan jaringan Internet.

Fungsi Firewall

  1. Mengontrol dan mengawasi paket data yang mengalir di jaringan, Firewall harus dapat mengatur, memfilter dan mengontrol lalu lintas data yang diizin untuk mengakses jaringan privat yang dilindungi firewall
  2. Firewall harus dapat melakukan pemeriksaan terhadap paket data yang akan melawati jaringan privat
  3. Melakukan autentifikasi terhadap akses
  4. Firewall mampu memeriksa lebih dari sekedar header dari paket data, kemampuan ini menuntut firewall untuk mampu mendeteksi protokol aplikasi tertentu yang spesifikasi
  5. Mencatat setiap transaksi kejadian yang terjadi di firewall. Ini memungkinkan membantu sebagai pendeteksian dini akan kemungkinan penjebolan jaringan

Jenis-jenis Firewall


1. Personal Firewall
Firewall yang didesain untuk melindungi sebuah komputer yang terhubung ke jaringan dari akses yang tidak dikehendaki. Firewall jenis ini akhir-akhir ini berevolusi menjadi sebuah kumpulan program yang bertujuan untuk mengamankan komputer secara total, dengan ditambahkannya beberapa fitur pengaman tambahan semacam perangkat proteksi terhadap virus, anti-spyware, anti-spam, dan lainnya. Bahkan beberapa produk firewall lainnya dilengkapi dengan fungsi pendeteksian gangguan keamanan jaringan (Intrusion Detection System). Contoh dari firewall jenis ini adalah Microsoft Windows Firewall, Symantec Norton Personal Firewall, Kerio Personal Firewall

2. Network Firewall
Firewall yang didesain untuk melindungi jaringan secara keseluruhan dari berbagai serangan. Umumnya dijumpai dalam dua bentuk, yakni sebuah perangkat terdedikasi atau sebagai sebuah perangkat lunak yang diinstalasikan dalam sebuah server. Contoh dari firewall ini adalah Microsoft Internet Security and Acceleration Server (ISA Server), Cisco PIX, Cisco ASA, IPTables dalam sistem operasi GNU/Linux, pf dalam keluarga sistem operasi Unix BSD, serta SunScreen dari Sun Microsystems, Inc.

Cara Kerja Firewall

  1. Menolak dan memblokir paket data yang datang berdasarkan sumber dan tujaun yang tidak diinginkan
  2. Menolak dan menyaring paket data yang berasal dari jaringan intenal ke internet. Contoh nya ketika ada pengguna jaringan internel akan mengakses situs-situs porno
  3. Menolak dan menyaring paket data berdasakan konten yang tidak diinginkan seperti situs yang terdeteksi mengandung virus
  4. Melaporkan semua aktivitas jaringan dan kegiatan firewall
Sumber: http://www.tutorialcarakomputer.com/2013/12/pengertian-jenis-cara-kerja-dan-fungsi-firewall.html

10/4/17

Faktor Penyebab Kerusakan PC dan Cara Mengatasinya

Faktor Penyebab Kerusakan PC dan Cara Mengatasinya
Faktor Penyebab Kerusakan PC dan Cara Mengatasinya - Banyak sekali faktor yang menjadi penyebab kerusakan yang mungkin saja terjadi pada setiap user komputer, termasuk milik anda. Kali ini kami akan berbagi tentang apa saja yang menjadi penyebab kerusakan pada sebuah PC yang mungkin bisa menjadi panduan buat Anda agar bisa memberikan perawatan ekstra agar komputer tetap bisa digunakan dalam jangka waktu yang panjang. Berikut ini beberapa Penyebab Kerusakan Pada PC diantaranya:

1. Debu
Mungkin saja debu yang berada diluar tidak terlalu berpengaruh terhadap PC, namun jika debu tersebut menempel pada Peripheral atau Motherboard maka akan menyebabkan kerusakan pada pc karena dengan banyaknya debu yang menempel akan membauat Motherbaoard akan cepat panas dan lama kelamaan akan cepat rusak. 

2. Terlalu Panas 
Semua Peralatan elektronik menghasilkan panas termasuk juga PC maka harus diredam agar fungsi sistem tidak terganggu dan menyebabkan beberapa komponen komponen PC tersebut cepat rusak. Termasuk juga Processor dan RAM, bila komponen tersebut rusak, maka kemungkinan besar kinerja dari sistem komputernya akan melambat dan terganggu. Tidak hanya itu, kemungkinan usia pakai piranti ini juga tidak akan lama bila terus menerus dibiarkan.

3. Medan Elektromagnetik
Medan Elektromagnetik  disini adalah komponen terkait seperti  kabel, transformator, besi magnet, speaker, dll yang berhubungan langsung dengan PC. Barang-barang tersebut harus dijauhkan dari PC anda untuk menghindari terganggunya kinerja hardisk dan fungsi piranti lain yang juga  memiliki magnet didalam komponenya.

4. Daya listrik yang tidak stabil
Adanya Gangguan Listrik yang tidak stabil, seperti fluktuasi tegangan, pemadaman listrik secara mendadak, serta noise akan mengakibatkan power dari PC anda mengalami down karena input arus yang naik turun.

5. Ruang Hardisk Full
Ruang hardisk yang terlalu banyak tersita akan memperlambat proses writa / raad sehingga beban kerjanya PC akan lebih berat.

Cara Megatasinya diantaranya:
  • Bersihkan Motherboard dan Periperal lain ( Hardware) dari debu secara berkala dengan meggunakan sikat atau kuas halus setidaknya dua bulan sekali. Cara ini harus dilakukan dengan hati - hati dan teliti agar tidak merusak periperal lain.
  • Panas yang berlebihan pada prosesor dan memori akan menyebabkan fungsi sistem menjadi terganggu dan mengurangi kinerja PC. Cara sederhana untuk menghindari panas adalah: Hindari sinar matahari langsung. Berikan ruang sirkulasi udara yang cukup dalam meletakan komputer dan periperal lainya. Bila memungkinkan gunakan AC
Langkah bijaksana yang dapat dilakukan untuk menghindari kerusakan tersebut dengan: a. jauhkan atau beri jarak antara barang elektronik yang satu dengan lainya, b. jauhkan trafo penstabil tegangan dari komputer, periperal dan penyimpan data.
  • Salah satu penyebab PC anda menjadi Hang dikarenakan Fluktuasi yang berlebihan atau terlalu tinggi sehingga mengakibatkan terganggunya kinerja semikonduktor komputer anda. Berikut ini beberap diantara tips untuk mencegah kerusakan: a. Stop Kontak Listrik harus terjaga dengan baik, b. Gunakan stabilizer, c. jika memungkinkan gunakan Genset (Generator Set), d. gunakan UPS
  • Uninstal Program yang tidak diperlukan, bersihkan Recycle Bin secara rutin, dan lakukan Defragment. Melakukan defragmen dengan cara : Start - All Program - accessories - system tool - disk defrag.

Demikianlah artikel Faktor Penyebab Kerusakan PC dan Cara Mengatasinya, semoga bermanfaat.

10/1/17

Pengertian, Jenis-jenis, dan Fungsi Server


Pengertian, Jenis-jenis, dan Fungsi Server

Pengertian, Jenis-jenis, dan Fungsi ServerPengertian server merupakan salah satu instrumen penunjang pada bidang komputer. Dalam sebuah organisasi misalnya pada sebuah perusahan manufaktur, terdapat banyak komputer yang dapat saling terhubung satu sama lain. Komputer yang saling berhubungan yang membentuk sebuah jaringan, dinamakan jaringan komputer. Lalu lintas data yang terjadi pada jaringan tersebut, di atur dengan sebuah komputer pusat atau yang sering kta sebut dengan server.


Pengertian Server

Pengertian server adalah sebuah komputer yang mengatur lalu lintas data yang terjadi pada sebuah jaringan. Pada sebuah jaringan terdiri diri banyak beberapa komputer dan saling terhubung. Komputer server ini memberikan pelayanan bagi sejumlah komputer yang saling berhubungan, dalam melakukan akses data misalnya untuk untuk pembatasan akses, melakukan kontrol data, dan aliran data yang terjadi.

Dalam membangun sebuah server komputer diperlukan spesifikasi hardware komputer yang lebih dibandingkan dengan komputer biasa. Untuk komputer server pun digunakan sistem operasi khusus yang disebut sistem operasi server, seperti berikut :
Microsoft Windows Server 2008
Sun Solaris
UNIX
Linux Redhat
Amiga
Debian

Spesifikasi yang perlu diperhatikan dalam membangun sebuah komputer server seperti berikut :
1. RAM
Kapasitas yang menjangkau seluruh kegiatan client yankni akses query yang digunakan seluruh komputer dalam jaringan. Hal ini sangat berhubungan terhadap memori komputer yang cukup untuk akses seluruh komputer dalam jaringan.

2. Processor
Selain memori yang cukup, kecepatan akses yang cepat harus dimiliki oleh processor komputer. Kegiatan multi tasking server harus diimbangi dengan kemampuan processor.

3. Hard Drive
Penyimpanan adalah hal penting selanjutnya yang harus diperhatikan, karena pada sebuah topologi jaringan komputer seluruh penyimpanan data akan terpusat pada komputer server.

Fungsi Server

  1. Menyimpan database dan aplikasi yang dibutuhkan oleh komputer client
  2. Memberikan keamanan dengan fitur security yang berbasis server
  3. Memberikan perlindungan firewall pada seluruh jaringan komputer

Jenis-jenis Server

Terdapat beberapa jenis server yang dikategorikan dari fungsinya seperti berikut :
1. Proxy Server
Server proxy melakukan pembatasan terhadap permintaan, kinerja koneksi dan sharing file antara client dan server diluar jaringan.

2. Telnet Server
Melakukan remote komputer dengan melakukan log in dan log out sebuah komputer host.

3. Virtual Server
Membuat jumlah server fisik, seolah-olah menjadi beberapa server.

4. Web Server
Memberikan konten pada ke web browser untuk berkomunikasi dengan menggunakan HTTP (Hypertext Transfer Protocol).

5. Server Audio dan Video
Memberikan fitur multimedia pada sebuah situs web untuk menyiarkan streaming konten multimedia.

6. File Transfer Protocol Server
FTP server digunakan untuk transfer data dalam jaringan.

7. Server Aplikasi
Berfungsi untuk mengolah perintah dalam jaringan antara client dan database.

8. Mail Server
Jenis server yang menangani permasalahan untuk menangani e-mail.

9. News Server
Melakukan istribusi dan pengiriman untuk banyak kelompok berita umum, melalui jaringan berita USENET.

9/28/17

Sejarah Singkat Linux

Sejarah Singkat Linux - Bagi Anda yang baru menggunakan linux, tentu anda harus tahu bagaimana sejarahnya singkat linux lahir, dan mudah-mudahan sejarah linux ini sedianya anda baca. Life with no history is sucks guys..

Richard M. Stallman

Pada tahun 1983 Richard M. Stallman menggagaskan ide kalau sebuah software itu harus bersifat free software, free software ini bukan berarti gratis, tetapi bebas, bebas dalam arti anda bisa menjalankan program tersebut sesuka anda, bebas untuk memepelajari source code, dan merubahnya sesuai yang ada mau, bebas untuk membuat dan medistribusikan program tersebut sesuka anda, dan bebas memodifikasi software tersebut seperti yang anda mau. Dibawah ini adalah kutipan yang saya comot dari situs The Hacker Webzine saat Richard M. Stallman interview oleh Ronald Van Den Heetkamp.
“....If the program doesn’t respect these freedoms, then using it puts you under the power of its developer. By moving to free software, such as the GNU/Linux system, you can live in freedom.”
Dengan gagasan tersebut tentunya sangat bertolak belakang dengan apa yang kita kenal dengan nama Copyright, dan tentu saja sejak Richard M. Stallman menggagas ide free software lahirlah suatu nama pesaing Copyright yaitu Copyleft yang berarti kebalikannya. Dan Richard M. Stallman-lah pencetus sistem operasi GNU/Linux, aplikasi yang dibuat oleh Richard M. Stallman antara lain GNU Compiler (GCC), GNU Debugger (GDB) dan salah satu yang sangat terkenal yaitu Emacs. Kalau anda ingin mengetahui lebih jauh mengenai Richard M Stallman anda bisa membacanya di http://en.wikipedia.org/wiki/Richard_stallman

Linus Benedict Torvalds

Hampir seluruh hacker maupun cracker di dunia mengenal nama “Linus Benedict Torvalds”, emangnya tu orang siapa??? kalau anda belum pernah mendengar nama “Linus Torvalds” saya akan sedikit menceritakan siapa itu om “Linus Torvalds” yang namanya sangat me-legenda di kalangan hacker manapun.

Linus Torvalds” adalah mahasiswa dari Finlandia yang hobinya itu coding-coding dan coding...(pokoknya cinta bwanget sama komputer). Tapi sayangnya Sistem Operasi pada saat itu sangat lah mahal dan di kontrol oleh perusahaan AT&T, dan kode program pembentuk sistem operasi itu atau sering disebut source code sudah tidak lagi tersedia secara bebas.

Lalu apakah yg dilakukan oleh Linus Torvalds??? yup gara-gara Linus Torvalds tidak mampu membeli Sistem operasi itu (just kidding)...dia moncoba sistem operasi lain yaitu MINIX (Minimal Unix), MINIX adalah sistem operasi tiruan yang sangat sederhana seperti Unix, yang dibuat oleh Dr. Andrew Tanenbaum untuk mengajarkan kepada mahasiswanya tentang cara kerja internal sistem operasi.


Source Code MINIX juga memiliki licensi yaitu “liat boleh, ngotak-atik codenya ta’ kemplang koe” Linus jadi tambah frustasi karna lisensi tersebut. Hhmmm “MINIX mau gw Hack ah...” yup...bang linus mempelajari seluruh code-codenya dan berkat ke jeniusannya Linus Torvalds berhasil menciptakan inti sistem operasi (kernel) yang akhirnya diberi nama Linux (Linux’s MINIX).
Baca Juga: Apa Semua Sistem Operasi Linux itu Gratis??
Setelah dia berhasil membuat Inti Sistem Operasi (kernel) ia mengirimkan email untuk mengharapkan kerjasama komunitas untuk membantu menyempurnakan Linux. Tak terpikirkan oleh bang Linus Torvalds ternyata email yg ia kirimkan ke komunitas mendapatkan respon yang sangat menakjubkan. Programer-programer saling bahu-membahu untuk mengembangkan apa yg telah ia buat. Dan sampai sekarang ini Linux bisa bersaing dengan sistem operasi lain yang termahal sekalipun.

Itulah tadi sekilas tentang Sejarah Singkat Linux, semoga bisa menambah pengetahuan kita.